| Cover | 1
|
|
|   |
|
| Daftar Isi | 2-3
|
|
|   |
|
| Editorial; Links | 4-5
|
|
| Adalah ironis ketika kita mendengar, melihat dan membaca tentang kondisi pertanian Indonesia sekarang. Tempat yang merupakan daerah surplus produk pertanian pada saat yang sama mengalami kelaparan di ... |   |
|
| Suara Pembaca | 6-7
|
|
|   |
|
| Saroan, Kearifan Lokal Tana Toraja | 8-10
|
| Daniel Salubongga |
| Saroan mempunyai dua fungsi yang menonjol, yaitu dalam lembaga adat dan dalam musyawarah besar. Sebagai lembaga adat, saroan berperan dalam upacara adat. Sedangkan, dalam musyawarah besar pertemuan se... |   |
|
| Langkah Awal Menuju Kebijakan LPD | 11-13
|
| Rukyatil Hilaliyah |
| Catatan Dinas Pertanian Dompu menunjukkan bahwa setiap tahun produksi gabah di Dompu selalu mengalami surplus, dimana 40 persen produksi yang ada sudah dapat memenuhi kebutuhan pangan lokal dan 60 per... |   |
|
| Secercah Harapan untuk Petani Bantul | 14-15
|
| Mustofa Abd. Chamid |
| Langkah-langkah yang dilakukan Pemda Bantul (Yogyakarta) untuk mengangkat kesejahteraan petaninya berpijak pada bagaimana agar petani mendapat harga yang layak atas hasil pertaniannya dan bagaimana me... |   |
|
| Perdes IPPAIR: Cara Desa Setrorejo Mengatur Air Irigasi | 16-17
|
| Suparlan |
| Dengan semangat era otonomi desa untuk menuju pada kemandirian masyarakat desa, Desa Setrorejo di Wonogiri, Jateng berhasil menyusun Perdes Iuran Petani Pemakai air Irigasi. Perdes ini dibuat dengan t... |   |
|
| Kesepakatan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat Desa | 18-19
|
| Ni Made Budi Utami |
| Lantaran ketidaktahuan masyarakat tentang adanya peraturan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) di dalam Perhutani, bertahun-tahun masyarakat di sekitar Hutan Perbukitan Menoreh, Jawa Tengah, ... |   |
|
| Salah Urus Pertanian & Pangan di Indonesia | 20-23
|
| Hira Jhamtani |
| Telah terjadi salah urus pertanian dan pangan di Indonesia, yaitu kebijakan intensifikasi dan penyeragaman pertanian serta pangan, pengabaian sistem serta varietas/spesies yang dibudidayakan petani, k... |   |
|
| Kebijakan tentang Benih Lokal, Mungkinkah? | 24-25
|
| Ambarwati D. Rahayu |
| Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Jawa Tengah memberikan pembinaan kepada petani agar dapat menjadi penangkar dan produsen benih. Setelah dinyatakan lulus uji, kemudian BPSB akan memberika... |   |
|
| Kebijakan PB di TTU | 26-27
|
| Ni Made Budi Utami |
| Selama 12 tahun Yayasan Mitra Tani Mandiri, Timor Tengah Utara (YMTM-T), memfokuskan perhatiannya pada pengembangan pertanian lahan kering dengan program utama wanatani. Untuk lebih meningkatkan parti... |   |
|
| Petani & Pembuat Kebijakan | 28-31
|
| Sonja Vermeulen, Judy Williams, Le Thi Phi |
| Petani sering kesulitan untuk membuat pengambil kebijakan mau mendengar keluh kesah mereka. Namun, petani di Grenada (Karibia) dan Vietnam memiliki sejumlah taktik sehingga mereka bisa mempengaruhi ke... |   |
|
| Pelestarian SDA, Kunci Pertanian Berkelanjutan | 32-34
|
| Ni Luh Kartini, Dr., Ir.,M.Si. |
| Gerakan kembali ke pertanian organik telah menjadi gerakan moral di Bali. Gerakan yang dideklarasikan pada 15 April 2005 ini dihadiri oleh 400 petani se-Bali dan ditandatangani oleh 9 lembaga pendukun... |   |
|
| Lentera Pustaka | 35
|
|
Pertanian Indonesia Kini dan Esok
Buku yang disusun oleh Dr. Ir. Kaman Nainggolan, MS ini memaparkan tentang pentingnya kehadiran kebijakan yang tidak mendiskriminasi sektor pertanian, termasuk... |   |
|
| Dari Desa Menuju Perda | 36
|
| Syafruddin Ngulma Simeulue |
| Sejak 5 tahun terakhir Yayasan Peduli Indonesia (YPI) bersama petani dampingannya melakukan upaya bagaimana agar prakek-praktek pertanian berkelanjutan (PB) yang selama ini mereka lakukan menjadi bagi... |   |
|